Sunday, April 23, 2017

The only sins you need to worry about are your own..

Posted by Arien Ahyadibrata at 5:06 AM 0 comments

Itu quote favorit saya hari ini..

Itu hanya sebuah self reminder saja, bahwa terkadang dosa orang lain terlihat lebih jelas daripada dosa diri sendiri. Orang sangat senang mengingatkan orang lain bahwa meeeka itu pendosa, daripada memikirkan koleksi dosa diri sendiri.

Sebenarnya apa sih manfaat dari menghitung hitung dosa orang lain, apalagi berani berkata bahwa seseorang itu tidak pantas masuk pintu syurga karena dia pendosa? Apa dengan berkata begitu, maka tambahan amal dirinya sendiri bertambah? dan bukan hanya sekedar kepuasan diri sendiri bahwa orang itu berdosa dan gue engga?

Astaghfirullah.
Thank God, seingat saya tidak pernah seperti itu. Amaluna Amalukum, orang membawa amal-amalannya sendiri. Dan jika memang berdalih sesama muslim harus mengingatkan, kita juga harus belajar cara-cara memberitahu orang tanpa menyakiti perasaan orang itu.

Saya hanya ingin belajar satu hal dari quote itu... jika selama kita belum yakin 100% kita adalah seorang yang sufi, atau bahkan jika kita belum berada di salam syurga saat ini, tidak usah merasa menjadi orang yang pantas untuk menghakimi dosa orang lain. Setiap manusia, akan mempertanggungjawabkan dosa dan amalan amalannya sendiri kelak, dan hanya Allah yang pantas menilai kita akan masuk syurga atau tidak.

Wallahualam bishawab...

#quoteoftheday #quote #selfreminder

Friday, April 21, 2017

My little best friends..

Posted by Arien Ahyadibrata at 11:26 PM 0 comments

Quote of the day,
" A daughter is a little girl who grows up to be your bet friend"

You know what, im so lucky that i had two.

Mereka bilang, sahabat adalah cara Tuhan menjaga kita.

Saya merasa sangat diberkahi menjadi ibu dari dua gadis kecil ini. Saya merasakan setiap hari ada alasan saya untuk hidup, untuk mensyukuri hidup, dan menjadikan hidup kedua anak itu berarti bagi seluruh kehidupan.

Tadi malam, saya membuka akun instagram seorang eks finalis indonesian idol entah tahun berapa, @agatha_suci
Mudah-mudahan dia nggak keberatan namanya di mention disini, karena apa yang banyak saya dapat dari posting2an nya sangat menginspirasi saya sebagai sesama ibu.

Beliau mempunyai seorang anak perempuan yang sangat sangat cantik,bernama Kahlia Adinda. Sekilas dia adalah anak perempuan pada umumnya, sangat sehat, aktif, ceria.
Namun sebenarnya Kahlia adalah seorang anak yang berkebutuhan khusus, yang mengalami sensory processing disorder. Intinya sih anak ini, sedikit sulit menerima beberapa sensor, sehingga dia agak lambat dalam berbicara, dan agak sulit diajak berkomunikasi. Tetapi bukan autisme, berbeda.
Setelah membaca posting postingannya mba suci, saya tersadar, bahwa setiap anak adalah istimewa, telah diturunkan Tuhan dengan berbagai macam sifat, bawaan, dan apapun itu, sebagai orangtua, sebagai seorang ibu khususnya, akan selalu bersyukur dan merasa diberkahi dengan kehadiran anak itu, bagaimanapun kondisinya.

Tuhan telah mempercayakan seorang anak kedalam pangkuan, asuhan dan didikan kita, kepercayaan itu sangat sangat luar biasa istimewa.
Kita bisa saja membentuk anak kita menjadi seorang pemarah, pendendam, atau penjahat sekalipun. Atau kita bisa menjadikannya anak seorang yang bijak, taat pada tuhan, bahkan menjadi seorang pengusaha sukses yang hebat, misalnya.

Betapa sakti nya tangan seorang ibu.

Melihat anak-anak yang berkebutuhan khusus, dan orangtua yang diberkahi anak yang berkebutuhan khusus, sungguh sangat menyentuh hati saya. Mereka adalah orang-orang yang ratusan kali secara mental lebih kuat daripada saya, yang kadang bisa merasa kesal hanya karena anak-anak saya yang sehat,, tak hentinya membuat rumah menjadi seperti kapal pecah.

Saya rasa, anak-anak yang hidup istimewa,dengan kebutuhan yang khusus, adalah sebenarnya malaikat yang menjelma menjadi manusia. Turun ke dunia untuk menyadarkan kita semua yang kadang lupa diri, betapa berharganya hidup kita ini.

Terima Kasih, malaikat cantik Kahlia Adinda, telah menginspirasi saya, bahwa saya mempunyai 10001 alasan lagi untuk menjadi ibu yang kuat dan tangguh.

It's been a while

Posted by Arien Ahyadibrata at 1:41 AM 0 comments

Its been a 'huge' while..

Most everything and everyone has changed.

Saya sudah banyak berubah sejak terakhir meninggalkan blog ini.
Begitu banyak hal yang terjadi, yang tak hanya merubah isi kepala saya, tapi juga merubah banyak hal lainnya.

Hari ini saya merasa ingin kembali menulis,
Entah karena sudah hampir 4 bulan ke belakang ini saya tidak lagi menulis di dalam kolom status sosial media saya. Semua terasa begitu melegakan dengan berhenti menulis hal hal yang sia sia di dalam dunia sosmed yang menghanyutkan itu.

Sebelumnya, apapun yang saya posting sebagai status, caption, bahkan display picture, sebagus atau sesopan apapun, dan bahkan yang samasekali tidak menyindir siapapun, tetap pada akhirnya ada orang-orang yang merasa teganggu. Bahkan ketika berbulan bulan terakhir ini saya hanya memposting gambar atau status mengenai hadits, sunnah rosul, tausiyah, dll. Tetapp saja segelintir orang merasa terganggu.
Itulah ajaibnya dunia sosial media.
Tetapi, saya belum bisa sepenuhnya keluar dari dunia sosmed.
Entahlah,
Kenapa sekarang alat komunikasi yang bernama handphone yang sekarang saya pegang ini, walaupun berisi simcard berisi pulsa penuh, tapi kalau kuota internet kita nol kilobytes, maka kita seperti terputus dari dunia luar, orang-orang berteriak, aku wassap kamu loh tapi ceklis. Lalu ketika anaku tertinggal info sekolahnya, ternyata sudah diumumkan di dalam grup bbm sekolahnya.
Dunia seluler sudah timpang tanpa kuota internet. Dan kuota internet lebih diperlukan untuk aplikasi-aplikasi sosial media.
Ini sudah menjadi kebutuhan stiap orang untuk diakui eksistensinya.

Tetapi bersyukur,
Saya sudh berbulan-bulan berhasil menerapkan prinsip untuk tidak mengumbar foto diri, foto selfie, wefie, atau apapun namanya di dalam sosial media.
Ternyata saya baik-baik saja bahkan jauh lebih baik setelah tidak memajang foto diri saya disana sini. Baru sadar sekarang, apa, ya, manfaatnya bagi diri saya dan bagi orang lain dengan melihat foto-foto saya dari sisi kanan, kiri, atas, bawah, mau makan foto-foto, naik mobil foto-foto, apalagi alasannya kalau bukan karena keinginan untuk dipuji? Kebanggaan diri? Untuk menunjukan pada semua orang, saya bahagia loh, hidup saya senang, anak-anak saya lucu, suami saya sayang sama saya, teman-teman saya banyak.
Astaghfirullah... kalau ingat kelakuan saya dulu-dulu seperti itu, saya sekarang jadi geleng-geleng kepala.
Status, juga begitu.
Tanpa kita sadari, status yang kita tulis di sosmed kita, bagaimanapun pasti akan mempengaruhi orang lain, bisa dalam sisi baik, bisa juga dalam sisi buruk.
Seperti kataku tadi, bahkan disaat saya hanya memasang status "Alhamdulillah.."
Ada juga orang yang merasa terluka membaca itu. Entah karena momennya bersamaan dengan ketika dia sedang mendapatkan musibah, dan saya malah nyukurin itu.

Saat ini, saya biarkan DP bbm saya tidak berubah dari 2 bulan yll, bgitupun dengan status bbm saya. Ternyata itu keputusan yang baik. Hanya satu saja kerugiannya, saya menjadi kehilangan sedikit eksistensi. Biarlah. Toh yang terpenting saya baik-baik saja dengan mereka di dalam dunia nyata, saya masih bersilaturahmi dengan baik.

Semoga di blog ini saya nanti bisa menulis hal-hal yang bermanfaat, untuk siapapun yang membacanya.

 

kaceluk ka awun-awun Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos